Awas Perubahan Iklim, Ingat Demam Berdarah

Demam Berdarah

Kelambu nyamukPerubahan iklim yang terjadi memungkinkan nyamuk demam berdarah berkembang lebih cepat daripada biasanya. Disamping itu, perubahan iklim juga membuat sarang nyamuk demam berdarah lebih banyak dan semakin bertambah. Hal ini berbeda jika musim hujan yang terus menerus dan tentu saja mereka sulit berkembang tidak seperti panca roba saat ini. Perubahan iklim yang menyebabkan udara menjadi lebih hangat membuat perkembangan nyamuk demam berdarah lebih besar.

Perubahan iklim dari semula musim hujan yang dingin berubah menjadi lebih hangat, baik dalam skala lokal maupun global menjadi bagian yang cocok untuk nyamuk demam berdarah berkembang biak. Sehingga kadang kita dapati bahwa disuatu daerah ternyata rawan dengan demam berdarah.

Hutan-hutan banyak dibuka menjadi rumah tinggal atau pertanian. Maka tidak aneh bila di dataran tinggi yang seharusnya berudara dingin kini menjadi lebih hangat dan menjadi tempat ideal bagi perkembangan nyamuk demam berdarah.

Dalam keadaan udara yang lebih hangat, perkembangan nyamuk demam berdarah lebih cepat, bertelur lebih banyak dan cepat untuk menetas dimana kurang dari 21 hari.

Jika dahulu biasanya yang terkena demam berdarah didaerah dataran rendah, kini hal itu tidak lagi. Bahkan didaerah dataran tinggi yang mempunyai hawa lebih dingin sekarang sudah biasa berkembang nyamuk demam berdarah. Ini terjadi karena memang dataran tinggi hawanya menjadi lebih hangat sehingga nyamuk demam berdarah mudah untuk berkembang biak.

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menghambat perkembangan nyamuk demam berdarah ini. Salah satunya dengan cara mencegah demam berdarah dengan 3m,  seperti dalam penjelasan berikut ini :

– Menutup. Tutuplah rapat-rapat bak mandi, agar nyamuk tidak masuk dan bersarang di dalamnya, karna nyamuk senang menetas di air bersih yang menggenang.

– Menguras. Kuraslah bak mandi, minimal 1 minggu sekali, agar nyamuk tidak masuk dan bersarang didalamnya.

– Menimbun. Timbun kaleng atau wadah kosong yang berisi air ke dalam tanah, agar nyamuk tidak menemukan tempat untuk bertelur.

Demikian tulisan saya yang berjudul awas perubahan iklim, ingat demam berdarah semoga bermanfaat untuk sahabat sekalian. Untuk memberikan perlindungan pada anak-anak dirumah, saya biasa menggunakan obat nyamuk. Dulu menggunakan kelambu nyamuk walaupun sekarang tidak lagi karena alasan tertentu. Oiya, beberapa hari ini ada seorang tetangga yang dirawat karena menderita DBD dan harus dilakukan perawatan dirumah sakit. Dengan ini, maka kita harus hati-hati apalagi yang bertetangga seperti kami. Dan telah dilakukan fogging untuk mencegah atau membunuh nyamuk agar tidak berkembang biak lagi. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s