Pentingnya Masa Subur Dalam Proses Kehamilan

masa subur wanita

Kelambu nyamukPentingnya masa subur dalam proses kehamilan merupakan salah satu faktor yang wajib wanita ketahui. Karena penentu yang utama dalam kehamilan adalah hubungan suami istri pada masa subur ini.

Pada masa subur sel telur yang telah matang siap untuk dibuahi. Artinya, begitu ada sperma yang masuk ke dalam liang vagina dan mencapai telur, maka akan terjadi fusi antara sel telur dan sperma sehingga terjadi kehamilan.

Namun sangat disayangkan belum semua wanita mengetahui masa subur mereka masing-masing. Sehingga adakalanya mereka melewatkan hubungan suami istri pada saat masa suburnya tiba, padahal sangat ingin mempunyai momongan setelah menikah. Di lain tempat mungkin ada yang ingin menunda punya anak, malah berhubungan saat masa subur dan terjadilah pembuahan yang menyebabkan hamil.

Menurut seorang dokter spesialis bahwa agar cepat punya momongan, untuk melakukan hubungan badan lebih tepat saat sebelum ovulasi tiba. Sehingga setiap wanita perlu mengetahui masa subur atau masa ovulasi mereka. Dan masa subur atau ovulasi berkaitan erat dengan siklus haid yang dialami seorang wanita.

Umumnya, siklus menstruasi berkisar 28 hingga 32 hari. Beberapa wanita bahkan memiliki siklus yang lebih panjang ataupun lebih singkat, jadi waktu pasti dari ovulasi bisa bervariasi.

Dikutip dari situs kesehatan WebMD, untuk siklus umum 28 hari, siklus dimulai dari hari pertama keluarnya darah menstruasi. Selanjutnya, hari kedua hingga ke-14 ovarium mulai aktif mematangkan sel telur. Dan lapisan lendir di serviks mulai meluruh.

Di hari ke-14 adalah waktu sel telur yang sudah matang di keluarkan dari ovarium menuju tuba atau yang dikenal dengan istilah ovulasi. Namun waktunya bisa bervariasi antara hari ke-11 hingga ke-21, tergantung siklus menstruasinya.

Peristiwa tersebut dipicu oleh meningkatkannya kadar estrogen dalam tubuh yag mengaktifkan Luteinizing Hormon (LH) di otak. Saat tersebut biasanya suhu basal meningkat tipis sehingga sebetulnya suhu tubuh juga bisa jadi indikator terjadinya ovulasi.

“Biasanya temperatur tubuh meningkat sekitar setengah derajat Celcius,”

Setelah melepaskan sel telur, folikel dalam ovarium memproduksi progesteron yang menebalkan uterus, mempersiapkan implantasi, terjadi antara hari ke-15 hingga 22.

Implantasi merupakan tempat sel telur yang sudah dibuahi melekat, terjadi pada hari ke-23 atau 24. Jika terjadi kehamilan, saat ini merupakan saat yang tepat untuk pertama kali mendeteksi kehamilan karena hormon kehamilan sudah diproduksi.

Namun jika tidak terjadi kehamilan, di hari ke-25 hingga 28, kadar hormon mulai menurun dan lapisan uterus mulai meluruh menjadi menstruasi.

Ini artinya, pada wanita dengan siklus menstruasi 28 hari, ovulasi terjadi pada sekitar hari ke-14. Maka untuk cepat hamil, berhubungan seks di sekitar masa ini adalah yang terbaik. Namun bagi wanita yang memiliki siklus menstruasi lebih panjang, waktu dia mengalami ovulasi pun berbeda.

Untuk memastikan panjangnya siklus menstruasi, maka perlu dicatat hari pertama menstruasi minimal sejak tiga bulan sebelumnya. Untuk memperoleh perhitungan masa subur yang tepat, Anda juga bisa memanfaatkan kalender perhitungan masa subur yang disediakan beberapa situs.

Demikian tulisan mengenai pentingnya masa subur dalam proses kehamilan semoga bermanfaat untuk sahabat semua. Tidak lupa selalu berdoa, istighfar dan sedekah bagi sahabat yang belum atau sudah lama belum dikaruniai momongan. Semoga segera mendapatkannya. Persembahan Crystal X.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s