Mewaspadai Demam Berdarah

berbagai penyakit akibat gigitan nyamuk

Kelambu Nyamuk – Musim hujan sudah mulai datang lagi. Apalagi beberapa hari yang lalu banyak sekali beberapa tempat yang terkena banjir dan mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit baik jiwa maupun harta. Diluar itu ancaman dari dampak hujan ini masih ada lagi yaitu nyamuk demam berdarah, sehingga kita juga harus waspada dengan binatang yang satu ini.

APA sebenarnya demam berdarah itu?
Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan
ditularkan melalui gigitan nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti dan Aedes
Albopictus) sehinga juga dapat menyebabkan KEMATIAN.

DIMANA nyamuk demam berdarah bisa berkembang biak?
Nyamuk ini berkembang biak di tempat-tempat penampungan air bersih di
dalam rumah maupun di sekitar lingkungan kita, seperti: bak mandi/WC,
tempayan, drum, tempat minum burung, vas bunga/pot tanaman air, kaleng
bekas, ban bekas, botol, tempurung kelapa, plastik yang dibuang di
sembarang tempat, talang air yang rusak dan saluran air hujan yang tidak
lancar, pagar atau potongan bambu yang berlubang, dsb.

Dan berikut ini adalah tanda dan gejala demam berdarah :

– Mendadak panas tinggi selama 2 sampai 7 hari.
– Tampak lemah dan lesu.
– Timbul bintik-bintik merah pada kulit.
– Sering terasa nyeri di ulu hati.
– Kadang-kadang terjadi perdarahan di hidung (mimisan) dan di bawah kulit.
– Kadang terjadi muntah atau berak darah.
– Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kaki dingin serta
berkeringat. Bila tidak segera ditolong dapat menimbulkan kematian.
– Hasil test darah menunjukan trombosit yang menurun (normalnya:150-350
10^/ul)

Apa yang harus kita lakukan dengan kondisi :

1. Jika ada gejala tersebut di atas, maka :
– Beri minum sebanyak mungkin.
– Kompres agar panasnya turun.
– Berikan obat penurun panas
– Segera bawa ke poliklinik, puskesmas atau rumah sakit terdekat!

2. Berantas jentik dan hindari gigitan nyamuk Demam Berdarah dengan cara
3. M Plus yaitu :
– Menguras tempat-tempat penampungan air (bak mandi/WC, tempayan, ember ,
vas bunga , dsb) seminggu sekali.
– Menutup rapat semua tempat penampungan air seperti ember, gentong dan drum.
– Mengubur barang-barang bekas yang ada di sekitar atau di luar rumah yang
dapat menampung air hujan seperti kaleng bekas, botol, plastik dan
tempurung kelapa.
– Menaburkan bubuk abate atau altosid 2-3 bulan sekali di tempat air yang
sulit dikuras atau tempat sulit air.
– Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.
– Cegah gigitan nyamuk dengan menggunakan obat nyamuk, memakai obat
repelant, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi dsb.

Semoga dengan sedikit informasi ini bermanfaat untuk sahabat dan semoga selalu dalam kesehatan selalu. Dengan waspada demam berdarah kita akan terhindar dari gigitan nyamuk yang berkembang biak di sekitar lingkunanga kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s