Panduan Cara Pijat untuk Ibu Hamil

Cara pijat ibu hamil

Kelambu nyamuk murahPijat merupakan salah satu cara yang dapat membuat badan segar kembali bahkan dalam beberapa pengalaman bisa juga membantu meringankan penyakit. Seperti pusing pegal sakit kepala capek dan penyakit seputar otot yang lain.

Kemudian bagaimana dengan pijat untuk wanita yang sedang hamil? Bolehkah seorang ibu hamil melakukan pemijatan? Dan bagaimana cara memijat untuk ibu hamil yang aman untuk dilakukan. Berikut ini adalah rambu-rambu untuk spa dan pijat yang dilakukan oleh ibu hamil seperti :

A. Pijat. Adanya perubahan fisik pada ibu hamil tentu saja akan berimbas pada ketidaknyamanan termasuk juga pegal pegal pada ibu hamil. Solusi yang bisa menjadi pilihan salah satunya adalah dengan pemijatan. Selain untuk meredakan otot yang kaku pemijatan juga dapat memperlancar peredaran darah. Sehingga membuat ibu semakin nyaman dan terhindar dari stres yang berkelanjutan.

Namun untuk ibu hamil bagian yang boleh dipijat hanyalah sebatas betis tangan punggung dan leher saja. Dan ada baiknya untuk hal ini bisa dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter kandungan anda.

Berikut ini adalah panduan memijat untuk ibu hamil diantaranya :

1. Jangan pijat di daerah perut, pinggang, pinggul, karena tiga bagian ini rentan berkontak langsung dengan janin dan bisa memicu kontraksi.

2. Tidak dianjurkan pijat refleksi, karena dapat mengundang kontraksi.

3. Jika pijatan dirasa menimbulkan kontraksi, apa pun metode dan cara memijatnya, segera hentikan.

4. Pijat sebaiknya dilakukan di usia kehamilan 5 bulan ke atas, karena kondisi janin sudah jauh lebih kuat.

5. Pijat dilakukan dalam posisi ibu telentang atau duduk dan pastikan kandungan tidak bermasalah.

6. Pastikan ibu mendapatkan jasa pijat oleh terapis/orang yang mengerti, terlatih, dan berpengalaman dalam memijat ibu hamil.

B. Spa. Seperti yang kita ketahui untuk manfaat spa sangat banyak sekali seperti mengurangi stres, mencegah stretchmark, menghilangkan kram pada kaki dan kekakuan otot, dapat memperlancar peredaran darah, dapat mengurangi kaki bengkak dan dapat memperbaiki postur tubuh.

Adapun untuk rambu dalam melakukan spa pada ibu hamil adalah sebagai berikut ini:

1. Usia kandungan harus berada diatas 3 bulan atau trimester kedua. Dimana dalam kondisi kehamilan yang sudah kuat.

2. Lakukan spa dengan posisi miring atau terlentang, tidak tengkurap seperti biasanya spa.

3. Tidak terlalu kencang ketika melakukan penekanan dan message tubuh dan harus dilakukan dengan tepat.

4. Hindari berendam di bathtub, ganti dengan shower. Mandi uap atau body steam juga sebaiknya ditunda dulu karena dikhawatirkan ibu mengalami kontraksi. Sebagai gantinya, ibu dapat menjalanibody compress, yaitu mengenakan handuk yang sebelumnya direndam dalam air panas.

5. Pilih spa yang khusus untuk pelayanan ibu hamil. Dan pastikan pula terapisnya merupakan tenaga ahli yang sudah mendapatkan sertifikat dari dokter kandungan atau sudah besertifikatAmerican Pregnancy Massage Association (APMA). Pemegang sertifikat APMA biasanya akan menggunakan pelumas massage yang aman dan bermanfaat seperti minyak grape seed (minyak biji anggur), yang bermanfaat menjaga elastisitas kulit untuk mencegah stretch mark  setelah melahirkan. Minyak ini pun memiliki kelembapan tinggi dan bisa bertindak sebagai antiseptik, juga rendah alergi. Bahan lain yang bisa digunakan seperti biji avokad, beras ketan, hingga losion.

Demikian panduan cara pijat untuk ibu hamil semoga bermanfaat buat sahabat semua. sumber : nakita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s